Video Of Day

Breaking News

Hendak Memperkosa, Lelaki Paruh Baya Nyaris Dimassa

Lnews, Sragi - SRAGI-  Ratusan warga Dusun I Desa Mandalasari, Kecamtana Sragi, Lampung Selatan (Lamsel) nyaris menghakimi Frengki (40) warga setempat, karena ulahnya hendak memperkosa LI (12) warga Desa Baktirasa, siswi MI Guppi 3 Mandalasari.

Menurut informasi yang dihimpun, Frengki berhasil diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Palas sekitar pukul 20.00 sebelum aksi massa brutal. Aksi tersebut dipicu karena ulahnya yang diduga melakukan tindakan tidak senonoh kepada anak dibawah umur.

Menurut salah satu warga yang enggan disebutkan identitasnya  kepada wartawan, dirinya merasa geram lantaran, Frengki diduga hendak memperkosa anak dibawah atas nama LI (inisial) yang diketahui masih siswi MI Guppi. Dia dan ratusan warga mendapatkan informasi tersebut dari keluarga korban.
"Setelah kami mendapatkan kabar itu (tindakan pemerkosaan), ratusan warga langsung menuju rumahnya (Frengki) karena kami tidak terima dengan tindakan pelaku. Untung saja, pelaku diamankan rumah Kepala Desa Mandalasari, yang kebetulan tinggalnya tidak jauh dari rumahnya," kata warga Desa Baktirasa tersebut, Kamis (13/11).

Sementara itu, Kepala Desa Baktirasa, Sragi, Edi Siswanto membenarkan kejadian tersebut. Namun, untuk mengantisipasi aksi brutal ratusan warga, dirinya langsung menghubungi pihak kepolisian agar dapat mengamankan dan memproses perbuatan tidak senonoh pelaku.
"Karena jumlah warga mencapai ratusan. Saya langsung menghubungi pihak kepolisian untuk menangkap pelaku. Ini terbongkar, ketika korban beberapa hari terakhir mengalami sakit-sakitan dan diketahui alat kemaluannya membengkak," kata Edi.

Dia mengatakan, berdasarkan keterangan dari pihak korban, LI mengaku telah diperkosa oleh pelaku beberapa minggu yang lalu di rumah korban pada saat kondisi sepi.
"Korban ini diancam oleh pelaku untuk tidak menceritakan kejadian ini kepada orang lain. Namun, karena dipaksa berbicara barulah LI mengakui semuanya," cakap Edi.

Menurutnya, korban telah diperiksa oleh pihak Mantri di Desa setempat. Alhasil diketahui alat kemaluan dan anusnya telah rusak dikarenakan benda tumpul. Namun, saat ini LI sedang dirawat RSUD Bob Bazar Kalianda.
"Semalam korban sudah diperiksa oleh Polsek Palas, tapi korban belum bisa dimintai keterangan oleh siapapun. Sebab, fisik korban makin melemah hingga dirujuk ke RSUD Bob Bazar Kalianda. Untuk itu, kami berharap pihak kepolisian agar dapat menindak kasus tersebut dan pelaku harus hukum seberat-beratnya,"ujar dia.

Terpisah, Kapolsek Palas, Iptu. M. Rohmawan mengatakan, pihaknya telah mengamankan pelaku. Sedangkan, korban hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan secara jelas.
"Ini masih dalam proses, Mas. Korban sendiri belum bisa untuk dimintai keterangan. Kami masih mencari barang bukti dan sekaligus para saksi,"kata dia. (alex/aka)

No comments