Bawa Sabu 43 Gram, Bandar Narkoba ditembak Mati
Lnews, Kalianda - Mulharyadi (47) bandar sabu-sabu tewas, setelah di "dor" petugas Sat-res Narkoba Kepolisian Resor Lampung Selatan, lantaran melakukan perlawanan aktif saat hendak dilakukan penangkapan.
Bandar sabu-sabu asal Desa Waydadi Kecamatan Sukarame, Bandarlampung itu tewas setelah mengalami pendarahan hebat akibat terkena timah panas petugas pada bagian paha kaki sebelah kanan di Dusun Sukabagun Kecamatan Katibung, sekitar pukul16.30 WIB, Sabtu (25/7).
Kapolres Lampung Selatan AKBP Hengki, Senin (27/6) mengatakan, penembakan gembong narkoba itu sudah sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur). Itu dilakukan karena Mulharyadi melakukan perlawanan karena hendak merampas senjata petugas dan sempat melukai petugas.
"Dua petugas kita mengalami luka karena perkelahian itu dan pakaian yang mereka gunakan robek karena perlawanan tersangka," ujarnya.
Hengki menjelaskan, dari tangan tersangka, pihak kepolisian berhasil mengamankan 43 Gram paket sabu-sabu yang terbagi dalam 4 bungkus paket besar dan 2 bungkus paket kecil yang dibawa tersangka dari Bandarlampung menuju Katibung.
"Empat bungkus ditemukan dari dalam saku tersangka dan dua bungkus lagi ditemukan warga setelah dibuang tersangka tak jauh dari lokasi kejadian," kata Kapolres.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan Iptu M Rhobby Syahferry menjelaskan, setelah dilakukan penembakan terhadap tersangka Mulharyadi, petugas sempat memberikan perawatan pertama terhadap tersangka di Puskesmas di Katibung.
Karena mengalami pendarahan hebat, tersangka pun dirujuk ke RSUD Bob Bazar Kalianda. Namun, karena pendarahan itu, tersangka pun tewas dalam perjalanan.
"Malam itu juga, jasadnya langsung di serahkan kekeluarga untuk segera di kebumikan," ujar Rhobby.
Rhobby mengatakan, pihaknya akan melakukan pengembangan jaringan terhadap kasus tersebut. Merujuk dari SMS atau pesan singkat dari HP tersangka yang ikut diamankan petugas.
"Kami juga mengamankan dua unit handphone dan motor merek Yamaha Mio milik tersangka," katanya pula.

No comments