Video Of Day

Breaking News

Lokasi Wisata Kuliner, tanpa Kuliner?

dari kanan ke kiri, Kabiro Lampost Lamsel, Herwansyah, SH., MH, Sekdakab, Ir. Sutono, MM., ketua PWI Lamsel, Muslim Pranata, SE., saat meninjau wisata kuliner Kalianda. (dir)

Lnews, KALIANDA - Mimpi besar pemerintah daerah dan warga Kalianda, Lampung Selatan untuk memiliki wisata kuliner tampaknya masih sebatas angan-angan belaka.

Betapa tidak, lokasi wisata kuliner di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dermaga Bom Kalianda yang digadang-gadangkan sebagai destinasi wisata kuliner di daerah itu, ‎belum terlihat ada kemajuan, justru sebaliknya, cenderung dibiarkan terbengkalai oleh dinas/instansi terkait.

Ini terkuak, saat Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Selatan Ir Sutono MM bersama dengan para jurnalis setempat, Jum'at (25/9) melakukan sidak di tempat itu. Parahnya lagi, lokasi itu justru tidak tampak sebagai lokasi pusat jajanan ‎sesuai dengan namanya yakni wisata kuliner.

Wisata kuliner yang semulanya diancang-ancang untuk menarik wisatawan lokal dan mancanegara, hingga kini tidak terkelola dengan baik, meskipun sejumlah bangunan megah sudah berdiri.

"Endi panganane, kok rak ono jare wisata kuliner (mana makanannya, kok nggak ada katanya wisata kuliner)," ‎ujar Sutono menirukan perkataan adiknya saat berkunjung ke lokasi itu beberapa waktu lalu.

Sutono mengatakan, untuk mulai membangkitkan lokasi tersebut diperlukan "gebrakan" dari dinas/instansi terkait seperti, Dinas Kelautan Perikanan (DKP), Dinas Pasar dan Perdagangan (DPP) dan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Usaha Kecil Menengah (UKM) serta Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya (Disparsenbud).

"Kalau terus begini, tetap akan begini saja. Perlu terobosan besar untuk ini. Misalkan buat rumah makan terapung. Ini dapat dijadikan daya tarik baru untuk wisatawan. Tidak hanya lokal tapi untuk luar daerah juga," katanya.

Dia berharap, dinas/instansi terkait hendaknya dapat membantu Penjabat Bupati Lampung Selatan Kherlani untuk memajukan lokasi wisata kuliner itu sesuai dengan tujuan rencana pembangunan awal.

"Kita nantikan ide-idenya. Ini tidak bisa berjalan sendiri, harus dilakukan secara keroyokan (bersama) supaya mendapat hasil yang diharapkan," katanya pula. (dir/str)

No comments