Video Of Day

Breaking News

Kampanye dibubarkan Paksa, ZaiN tak Bergeming

Lnews, NATAR - Sejumlah orang berusaha membubarkan acara kampanye dialogis calon bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, di dusun Merak Batin, desa Merak Batin, kecamatan Natar, Senin Malam (9/11).

Beberapa orang tak dikenal berteriak meminta masyarakat yang tengah berkumpul dilapangan untuk membubarkan diri dan meninggalkan lokasi kampanye calon bupati nomor urut 3 tersebut.

Menurut penuturan anggota tim pemenangan Zainudin, Agus Bhakti Nugroho, seorang pemuda merampas microphone milik tim pemenangan Zainudin Hasan - Nanang Ermanto (ZaiN), dari tangan anggota tim pemenangan ZaiN lain bernama Budi, dengan cara mengacungkan sebilah badik kepadanya.

"Peristiwa tersebut terjadi persis saat pak Zainudin baru tiba dan sedang menyalami warga. Saat itu sekitar 20 orang pemuda mendatangi lokasi kampanye sambil teriak, bubar, bubar, ini kampung kami, kami pendukung eki." ujar Agus.

Meski mendapat ancaman, warga yang telah berkumpul tetap berada di lokasi kampanye yang persis berada dibelakang rumah calon wakil bupati nomor urut 2, Eki Setyanto.

"Warga gak pergi, paling satu dua yang meninggalkan tempat. Malah ada ibu-ibu yang nyeletuk; kok kayak gitu, inikan lagi masanya kampanye, kok dilarang-larang." kata Agus.

Agus melanjutkan, polisi yang berjaga di lokasi kampanye bertindak cepat, mereka akhirnya menghalau para pemuda yang diduga merupakan warga sekitar. Namun menurut Agus para pengacau tersebut tidak benar-benar pergi melainkan menunggu diluar pintu masuk lokasi kampanye.

"Saat kami keluar pulang, mereka meneriaki kami, sambil mengucapkan yel-yel, dua, dua, untuk mencegah rusuh kami tidak menghiraukannya dan langsung meninggalkan tempat." tambah Agus.

Beruntung saat kejadian tersebut, salah seorang tim Zainudin berhasil mengabadikan gambar beberapa pemuda yang berusaha mengacaukan kampanye tersebut. Foto pertama memperlihatkan seorang pemuda tanggung mengacungkan tangan sambil memegang microphone rampasan.

Kemudian digambar kedua, seorang pemuda mengangkat tangan mengacungkan dua jari sambil berteriak memerintahkan warga yang sudah memadati lapangan untuk pergi dari lokasi kampanye.

Dari beberapa foto yang berhasil diambil tersebut, tim pemenangan ZaiN menduga pelaku merupakan simpatisan pasangan nomor urut 2, yang tidak menginginkan kampanye dialogis ZaiN berjalan dengan mulus di Natar yang merupakan basis pendukung Eki Setyanto.



Hingga berita ini diturunkan, tim pemenangan ZaiN menyatakan telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Natar dan Panwaslu Lampung Selatab. Selain itu, Tim ZaiN juga mengaku akan mencari tahu siapa pelaku dan dalang dibalik usaha menciderai demokarasi tersebut.

"Kami berharap polisi bisa mengusut tuntas pelaku dan dalangnya, perbuatan mereka sudah melanggar hukum pidana. Selain itu, kami juga meminta Panwaslu bertindak atas perilaku lawan politik yang mencederai demokrasi, kami bisa saja melakukan hal yang sama ditempat kami, jika ini tidak segera ditindak." pungkas Agus. (aka)

No comments