Video Of Day

Breaking News

Polisi Pastikan Motor Memakan Jalan Arah Berlawanan



Lnews, KALIANDA – Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa kecelakaan lalulintas (lakalantas) yang merenggut dua korban tewas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsu
m) Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, jajaran unit lakalantas Polres Lamsel menyimpulkan kendaraan roda dua mengambil ruas jalan dari arah berlawanan.

Sehingga, menabrak bus dari arah berlawanan dan kecelakaan tidak dapat terelakkan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Unit (Kanit) Lakalantas Polres Lamsel Ipda Jon Lozi mewakili Kasatlantas AKP Mubiarto, SIK melalui sambungan telepon, Selasa (28/7).

Dikatakannya, pihaknya bersama jajaran telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti dari saksi-saksi. “Motor dari arah Bandarlampung mendahului dua kendaraan jenis fusa dua buah dengan kecepatan tinggi. Dia tidak menyadari ada bus dari arah berlawanan. Sehingga terjadi kecelakaan itu,”kata Jon Lozi, kemarin.
Menurutnya, laju kendaraan bus pada saat itu berjalan normal. Bahkan, lanjutnya, bus itu sempat melakukan pengereman untuk menghindari peristiwa maut tersebut.

“Ini hasil yang kita dapat dari TKP dan mengumpulkan sejumlah bukti dan dari saksi-saksi. Untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, sopir bus masih kita amankan di Mapolres,”lanjutnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kedua korban tersebut merupakan benar memiliki hubungan darah yakni ibu dan anak. Identitas sang ibu belakangan telah diketahui bernama Sri Ningsih (52), warga Desa Banyumas, Kabupaten Pringsewu.

“Mereka tinggal di Pringsewu. Kemungkinan mereka berdua pergi ke Tanggerang untuk menemani sang anak yang baru kerja di Tanggerang. Kedua jenazah juga sudah diambil pihak keluarga tadi malam,”tutupnya. 

Diberitakan sebelumnya, Dua orang tewas seketika pada kecelakaan lalulintas yang melibatkan bus Rema Abadi dan sepeda motor yang dikendarai pemudik, di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kecamatan Kalianda atau tepatnya di depan Rumah Dinas Bupati Lamsel, sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (27/7).

Motor jenis Yamaha Vixion dengan nomor polisi B 6920 GDQ berwarna merah- putih yang dikendarai Agus Priyono (26) warga Kampung Salembaran Pipa, Desa Belimbing, Kabupaten Tanggerang bersama dengan ibunya yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya tewas di tempat kejadian.

Informasi yang dihimpun Lnews.co, motor yang dikendarai korban melaju dari arah Bandarlampung menuju Bakauheni dengan kecepatan tinggi. Datang dari arah berlawanan bus Rema Abadi dengan nomor polisi AA 1639 AA jurusan Palembang-Jambi. Kecelakaan tidak dapat dielakkan.

“Yang jelas keduanya dari arah yang berlawanan. Persisnya kami juga kurang tahu. Ada suara keras, kami keluar. Keduanya sudah tergeletak di tengah jalan,”ujar salah seorang saksi mata Ishak ditempat kejadian. (dho/str)

,

No comments