Warga Kobum Ditembak, Motor Dirampas
![]() |
| Rohman Habibi (kanan) yang menjadi korban pembegalan, saat melapor ke Polres Lampung Utara. (van) |
Lnews, Kotabumi - Aksi 'koboi' kawanan begal di Lampung Utara (Lampura), makin beringas. Terbukti, Daud (47) seorang guru SD ditembak pelaku saat melintas di Jalan Soekarno Hatta Kotabumi, sekitar pukul 05.00 WIB, Kamis, (29/07).
Akibatnya, warga Jalan Bougenvil itu mengalami luka tembak di kedua pahanya.
Menurut pengakuan korban, saat itu dirinya bersama sang istri Siarni, hendak menuju Pasar Sentral dengan mengendarai motor Honda Beat warna putih BE 4713 JL. Sesampai dilokasi kejadian tepatnya di sebuah panglong kayu, tiba-tiba motornya dipepet dua orang tidak dikenal.
Tanpa banyak bicara, salah satu pelaku langsung mengeluarkan pistol dan menembaknya.
"Motor saya tidak diambil oleh pelaku. Saya berteriak, usai mereka (Pelaku) menembak paha saya,"kata Daud saat ditemui dikediamannya. Luka tembak yang dialami Daud ternyata menembus jaket, baju, juga celana dalamnya.
"Tiga luka di paha kanan, satu di paha kiri. Peluru tetap tembus sampai celana dalam saya. Pelurunya nyangkut di celana,"terang Daud. Setelah mengalami insiden penembakan, korban sempat pulang lebih dahulu, baru kemudian diantarkan oleh anak menantunya ke RSUD Ryacudu, Kotabumi untuk mengobati lukanya.
"Saya berobat ke rumah sakit karena sampai di rumah merasa kepanasan
di paha,"katanya. Seorang perawat di RSUD Ryacudu yang enggan disebutkan namanya,
menerangkan jika korban hanya menjalani rawat jalan. Ia mengalami luka di bagian paha dan dijahit di bagian kanan,"kata dia.
Sementara itu diwaktu yang hampir bersamaan, Rohman Habibi (20) warga Jalan Agrona, Kelapa Tujuh Kotabumi, juga menjadi korban begal bersenpi. Rohman harus merelakan Honda Beat BE 4544 JR miliknya diambil pelaku saat melintas di Jalan Alamsyah RPN Kamis pagi.
Korban menceritakan, saat itu dirinya bersama rekannya Gio (24) usai pulang dari desa Cabang Empat Kecamatan Abung Selatan. Dilokasi, mereka dipepet dua orang pelaku yang mengendarai satu sepeda motor Honda Supra X dan langsung menodong menggunakan senpi untuk meminta korban menghentikan motornya. Bahkan, kedua pelaku dengan senpi masing-masing ditangannya, menakuti korban dengan menembakkan senpinya sebanyak dua kali tembakan.
Karena takut, korban menghentikan motornya dan membiarkan para pelaku menggasak kuda besinya dibawa lari menuju arah Kota Kotabumi. "Saya dan kawan saya ditodong kedua orang itu pakai pistol, dan mereka sempat menembakkan pistolnya sebanyak dua kali keudara," kata Rohman kepada awak media sesaat sebelum melaporkan kejadian tersebut. (van/str)

No comments