Video Of Day

Breaking News

Sawah Kering, Distanak Berikan Pompa Air

Kadistanak Lampura, Sofyian (kiri), saat memberikan bantuan pompa air kepada sejumlah kelompok tani, Kamis (27/8/2015). (van/str)

Lnews, KOTABUMI - Guna mengatasi kekeringan sawah dan mengantisipasi terjadinya gagal panen, Pemkab Lampung Utara (Lampura) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan, kembali memberikan lima pompa air kepada kelompok tani (poktan) yang ada di empat Kecamatan, Kamis (27/8/2015).

Kelima kelompok penerima bantuan itu, yakni poktan Tani Makmur Desa Muara Dua, Poktan Sindang Sari Desa Suka Marga Kecamatan Abung Tinggi, Poktan Taruna Tani Desa Sukamaju Kecamatan Abung Semuli, Poktan Sido Muncul Desa Trimodadi Kecamatan Abung Selatan, dan Poktan Sinar Jaya Desa Bukit Kemuning Kecamatan Bukit Kemuning.

Selain memberikan pompa, Pemkab juga memberikan Handtractor kepada Poktan Tunas Harapan 5, Desa Gedung Nyapah Kecamatan Abung Timur.

Kepala Distanak, Sofyian, usai memberikan bantuan menjelaskan jika bantuan yang diberikan bertujuan untuk mengatasi kekeringan sawah, akibat kemarau yang terjadi saat ini.

"Bantuan ini merupakan bantuan lanjutan, yang sebelumnya kami juga telah memberikan pompa air kepada beberapa poktan,"kata Sofyan.

Dijelaskan, pemberian bantuan pompa air tak akan berhenti sampai disini saja, pasalnya menurut Sofyan pemkab berencana kembali memberikan 72 unit pompa air di bulan September 2015 mendatang. "Mengingat saat ini musim kemarau, jadi tujuannya supaya para petani padi tidak mengalami gagal panen,"ujar Sofyan.

Menurutnya, pemkab sudah sejak lama mempersiapkan atau mengantisipasi musim kering dengan berbagai macam pola penerapan budidaya pertanian, agar sawah petani mendapatkan asupan air menggunakan pompa air dan lainnya.

Pihaknya tengah mengambil langkah agar sawah para petani itu dapat terus dialiri air. Namun menurutnya, jika sungai atau sumber air mengalami kekeringan, maka kondisi kering total pun tidak dapat dihindarkan.

"Saya berpesan agar pompa air yang sudah diberikan, agar dipergunakan bagi masyarakat, dipelihara dan dipergunakan sesuai peruntukkannya,"pungkasnya.

Sementara itu, Sailan ketua Poktan Tani Makmur mengatakan pihaknya sangat terbantu dengan adanya bantuan pompa air yang diberikan pemerintah daerah.

"Karena kemarau, sawah sekarang ini menjadi kering, dan sudah ada yang terancam gagal panen dan gagal tanam,"kata Sailan seraya menerangkan, bantuan yang diterima poktannya, juga akan digunakan untuk poktan lain di Kecamatan Abung Tinggi yang belum memiliki pompa air. (van)

No comments