Video Of Day

Breaking News

Panwaslu: Pemilih Pemula ikut Awasi Pilkada


Lnews, KALIANDA - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kabupaten Lampung Selatan, menggelar acara pengenalan kepada pemilih pemula dengan tema ‘Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2015’ yang dilaksanakan di aula SMK Negeri 1 Kalianda, Lampung Selatan, Rabu siang (30/9).

Hadir dalam kegiatan ini selaku pembicara, Ketua Panwaslu Lampung Selatan, Sahbudin Usman beserta staf, serta Ratusan pemilih pemula dari kalangan pelajar. Dihadapan siswa dan siswi ini, Sahbudin Usman memaparkan tentang pilkada, kerawanan pilkada, partisipasi masyarakat, strategi pengawasan, tindakan dan tatacara pelaporan dan tentang Bawaslu.

Dia menjelaskan, potensi masalah dalam pilkada kerap kali terjadi seperti adanya pemilih ganda, data pemilih invalid, pemilih tidak dikenal/ fiktif, data pemilih tidak lengkap, kurangnya akurasi data pemilih dan derajat kemutakhiran data pemilih. “Hal-hal yang seperti ini yang kerap menjadi potensi permasalahan dalam setiap pilkada. oleh sebab itu, peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan pilkada tanpa masalah dikemudin hari,” Ujar Sahbudin.

Lebih lanjut dikatakannya, kepada pemilih pemula yang belum terdaftar agar segera memberitahukannya aparat desa atau kelurahan terdekat atau langsung mendatangi Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Bila ditemukan orang yang sudah meninggal namun masih terdaftar kedalam daftar pemilih, masyarakat diharapkan segera melapor kepada pihak penyelenggara Pemilu setempat.

Sementara dalam mengawal pilkada, lanjut dia, masyarakat juga dapat menjadi pengawas dan memantau setiap kegiatan kampanye calon bupati dan wakil bupati dimanapun kampanye tersebut dilaksanakan.  “Jadi dalam pengawasan pilkada ini, bukan hanya Panwaslu saja yang harus melakukan pengawasan, masyarakat juga perlu melakukan pengawasan kepada setiap gerak gerik calon dan tim pemenangan, apakah mereka ada melakukan pelanggaran apa tidak. Kalau ada, laporkan segera,” ungkapnya.

Ketua Panwaslu Lampung Selatan ini juga menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pembekalan kepada masyarakat kususnya pemilih pemula agar berperan serta dalam melakukan pengawasan pilkada di Lampung Selatan. “Kegiatan ini memang sengaja kita lakukan. Diharapkan dengan kegiatan ini, masyarakat mau berperan serta dan mau melakukan pengawasan pilkada dari tahapan pertama hingga pada 9 Desember nanti,” katanya.

Dikatakannya, dengan jumlah pengawas kecamatan (Panwascam) yang hanya 51 orang ditambah pengawas lapangan (PPL) yang berjumlah 260 orang, jelas jumlah ini sangat terbatas, jika dibanding dengan jumlah penduduk Lampung Selatan yang lebih dari satu juta orang, dengan jumlah pemilih sementara, hampir 800 ribu orang.

“Jadi dengan jumlah porsonil yang sangat minim, pentingnya peranan masyarakat untuk menciptakan pilkada damai, dan tanpa money politik (politk uang) menjadi hal yang paling utama saat berlangsungnya pilkada,” Ungkap Sahbudin. (aka)

No comments