Pj Bupati tak ikut Shalat Istisqa, Hadiri Pameran Batu
![]() |
| Shalat istisqa di lapangan Korpri Pemkab Lamsel, Kamis kemarin (29/10). (ddn) |
Lnews, KALIANDA – Ketidakhadiran Pj Bupati Lampung Selatan, Kherlani dan Sekda, Sutono, saat digelarnya sholat istisqa oleh Pemkab Lampung Selatan di Lapangan Korpri, Kamis (29/10) kemarin mendapatkan berbagai tanggapan dari elemen masyarakat.
Kendati banyak mendapatkan tanggapan positif karena dilaksanakannya sholat untuk memohon hujan tersebut ditengah musim kemarau yang berkepanjangan saat ini, namun tidak sedikit pula masyarakat yang mencibir ketidakhadiran sang kepala daerah dalam kegiatan tersebut.
Muncul anggapan bahwa Pj bupati terkesan tidak memiliki sensitifitas dengan permasalah yang kini membelit masyarakat, berupa kabut asap kiriman dari Sumatera Selatan yang diberitakan sudah masuk ke Lampung Selatan serta musim kemarau yang sudah menimpa berbulan-bulan lamanya.
Dari penelusuran Lnews.co pada Rabu (28/10) atau sehari sebelum dilaksanakan sholat istisqa, Kherlani sudah berada di Jakarta untuk menghadiri undangan pameran batu akik Spectacular Gemstone terbesar dan termegah di Asia Tenggara dalam event Kejurnas Indonesia Gemstone 2015, yang digelar di Seasons City, Jakarta Barat.
Kegiatan tersebut yang diduga kuat membuat orang nomor satu di Lampung Selatan ini tidak hadir dari shalat istisqa yang digelar Kamis kemarin (29/10) di lapangan Korpri Pemkab.
Salah seorang warga Kalianda, Ulihan (34) menilai, sholat sunnah untuk memohon hujan yang pertama kali diusulkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung Selatan semestinya dihadiri oleh kepala daerah, terlebih kepala daerah sebagai pimpinan di kabupaten, bertindak sebagai tuan rumah pelaksanaan shalat meminta hujan tersebut, namun disayangkan, menurut Ulihan, Pj. Bupati, terkesan lebih mementingkan kegiatan pameran batu akik di Jakarta, dibanding shalat berjamaah memohon hujan dengan masyarakatnya.
“Pemimpin seharusnya menjadi teladan bagi yang dipimpin. Seperti contoh, kita main ke rumah seseorang, terus tuan rumah tidak ada, pasti kita sebagai tamu merasa tidak enak dan merasa janggal.” ujarnya pada Lnews.co, Jum’at (30/10) saat ditemui di areal Masjid Agung Kubah Intan Kalianda usai melaksanakan sholat Jum’at.
Hal senada juga dikatakan oleh Hasan (47) sama-sama warga Kalianda. Menurutnya, ketidakhadiran Pj Bupati dalam kegiatan yang dianggapnya sakral tersebut menyebabkan kegiatan itu tampak sepi atau minim jama’ah.
“Kemarin saya ikut, terlihatnya sepi sih, mungkin karena bupati-nya nggak ada, atau mungkin sosialisasinya yang minim, saya juga nggak tau. Yang pasti, tujuan dari pada digelarnya sholat ini-kan untuk memohon hujan, karena kemarau yang berkepanjangan dan kabut asap yang mulai masuk ke Lampung.” kata Ayah 3 anak itu.
Untuk diketahui, sholat istisqa yang digelar Pemkab Lampung Selatan, Kamis kemarin dihadiri oleh Kepala SKPD, PNS, pimpinan dan santri Ponpes di, Polisi, TNI dan tokoh masyarakat di Kalianda, yang jumlahnya tidak lebih dari 200 orang.
Ketidakhadiran Pj. Bupati dan Sekda Lampung Selatan dalam shalat Istisqa kemarin diwakilkan kepada staf ahli bupati, Mulyadi Saleh. (tim/str)

No comments