Video Of Day

Breaking News

Selebaran Tolak Rycko Jadi Bupati Beredar


Lnews, KALIANDA - Suhu politik di kabupaten Lampung Selatan jelang pemungutan suara, kian memanas, ini terbukti dengan beredarny selebaran yang mengungkit pembuatan Patung ZAP pada masa pemerintahan Rycko Menoza.

Selebaran yang bertuliskan "patung tidak penting harga milyaran dibuat, tapi jalan tetap rusak, rakyat tetap miskin. Tidak hanya itu, selebaran dengan warna dominan merah ini juga berisi penolakan terhadap calon bupati nomor urut 2, Rycko Menoza, yang juga mantan bupati Lampung Selatan periode 2010-2015.

"Mau Pilkada, baru jalan diperbaiki. Tolak calon bupati ingkar janji," begitu bunyi selebaran yang ditemukan disejumlah tempat di kecamatan Sidomulyo ini dan Way Panji, Jumat (30/10).

Dalam selebaran itu juga tercetak link dan berita salah satu media online nasional yang berjudul "Demo Tolak Patung Ayah Gubenur Ricuh". Tidak hanya tulisan, seleberan tersebut juga menyisipkan tiga buah foto berbeda yang menyindir hasil kerja bupati Lampung Selatan terdahulu.

Foto pertama bergambar jalan rusak di Kecamatan Jati Agung, kemudian gambar berikutnya, sebuah rumah keluarga miskin yang terbuat dari papan yang ada di kecamatan Sidomulyo dan sebuah jembatan terbuat dari kayu di kecamatan Way Sulan.

"Saya temukan di jalan tadi pagi mas, tapi saya gak tau siapa yang nyebarinnya." ujar Sono (38) warga Sidomulyo, Jumat Siang.

Beredarnya selebaran yang memojokkan salah satu calon bupati Lampung Selatan 2015, mendapat tanggapan dari LO pasangan Rycko Menoza - Eki Setyanto, Sosy Junaedy. Menurutnya politik santun akan lebih baik dilakukan oleh semua pihak. "Kita berharap tidak ada kampanye hitam. Kita harap Panwaslu bertindak secepatnya untuk mencegah meluasnya peredaran seleberan itu dan pencari tahu siapa pelakunya." ujar Sosy. (aka)

No comments