Video Of Day

Breaking News

K2 Dihapus, Komisi II DPR akan Interplasi Menpan

Frans Agung bicara diaula Sekda Lamsel, Kamis (5/11). (ddn)

Lnews, KALIANDA – Anggota Komisi II DPR-RI Frans Agung Mula Putra sesumbar akan mengajukan hak interpelasi ke Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) terkait pembatalan rencana pengangkatan CPNS dari K-2 yang rencananya akan mulai dilaksanakan pada tahun depan.

“Kami, habis reses ini akan melakukan interplasi ke Menpan. Karena memang teman-teman di komisi II tidak menyetujui pengahapusan untuk pengangkatan CPNS dari K-2 oleh pak menpan, pak Yudi,” ujarnya saat dikonfirmasi pada saat melakukan reses ke kantor Pemkab Lampung Selatan, Kamis (5/11).

Putra daerah yang berkantor di Senayan, Jakarta itu mengaku geram dengan pengahapusan wacana pengangkatan CPNS dan K-2 itu.

“Terus terang saja, saya dan teman-teman di komisi II marah atas pengahapusan ini,” kata Frans yang sebelumnya sempat menjadi bakal calon bupati Lampung Selatan priode 2016-2021.

Dia pun kembali melemparkan pertanyaan, apakah berani pihak Kemenpan dan RB nmenghapus atau memutus tenaga honor (K-2) tersebut.

“Saya tanya, berani tidak Kemenpan memutus honor-honor itu. Kalau ada sekitar 440.000 honor K-1/K-2 diberhentikan, berani nggak memberikan pesangon dan memberikan biaya kesehatan. Mereka ini masih dibutuhkan tapi tidak diangkat-angkat. Kasian, ada yang sudah bekerja puluhan tahun lebih, tapi gaji mereka dibayar tiga bulan sekali, belum makan belum bensin, jadi kami tidak setuju dengan pengahapusan itu,” lanjutnya.

Disisi lain, ketika ditanya, apakah pihak DPR-RI akan mendukung rencana pengangkatan CPNS dari jalur umum untuk tahun 2016, Frans belum mau berkomentar banyak. Namun, secara tegas dia mengungkapkan akan memprioritaskan pengangkatan cpns dari K-2.

“Ya, kita liat ke depan nantinya, yang pasti K-2 ini yang kita prioritaskan. Karena kita sebelum sudah capek-capek membahas untuk ini bersama pak menteri, malahan nggak jadi diangkat. Kata pak menteri pembatalan ini beralasan dengan anggaran, padahal anggarannya sudah kita perhitungkan matang-matang. Inikan nggak baik, kasian loh,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Ir Sutono MM berharap, pembatalan pengangkatan CPNS dari K-2 itu menjadi evaluasi nasional. Sebab menurtunya, kasihan terhadap honorer yang sudah bekerja puluhan tahun namun tak memiliki kejelasan pasti terkait mengangkatan tersebut.

“Saya harap ini menjadi pertimbangan pusat, untuk memperjuangkan kebijakan secara bijak, tentang K-2 supaya dapat segera di proses  menjadi pegawai negeri sipil,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala BKPL Lampung Selatan Akar Wibowo. Menurutnya pemerintah pusat dapat lebih konsisten sesuai dengan rencana awal pemerintah terdahulu yang berencana akan menghabiskan honorer K-2 dengan pengankatan secara bertahap.

“Kalau kita, sesuai dengan komitmen saja, dan diangkan secara bertahap. Tolonglah tindak lanjuti rencana itu,” ujarnya saat dihubungi VIA telepon. (ddn/str)

No comments